Kalibrasi Timbangan Digital

21/05/2024

Kalibrasi Timbangan Adalah

Kalibrasi Timbangan Adalah – Hallo sahabat SPIN semuanya Semoga selalu dalam keadaan sehat, kali ini kita akan membahas Kalibrasi Timbangan Adalah?. ada yang tau apa itu kalibrasi. Jika belum, Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Timbangan ?

Timbangan adalah alat yang kita gunakan untuk mengukur berat atau massa suatu objek. Kita dapat menemukannya di berbagai tempat, seperti dapur, toko bahan makanan, laboratorium, dan industri. Timbangan membantu kita memastikan bahwa kita mendapatkan jumlah yang tepat, apakah itu bahan makanan, bahan kimia, atau produk manufaktur.

Namun, timbangan hanya seakurat kalibrasinya. Kalibrasi adalah proses mengatur dan memverifikasi keakuratan alat ukur dengan membandingkannya dengan standar yang diketahui. Tanpa kalibrasi yang tepat, timbangan bisa memberikan hasil yang tidak akurat, yang bisa berakibat serius, terutama dalam industri yang mengandalkan pengukuran yang presisi. Mari kita pelajari lebih dalam tentang kalibrasi timbangan, mengapa hal ini penting, dan bagaimana cara melakukannya.

Pengertian Kalibrasi Timbangan

Kalibrasi timbangan adalah proses penyesuaian timbangan untuk memastikan bahwa hasil pengukuran yang diberikan adalah akurat dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Proses ini melibatkan perbandingan antara hasil pengukuran timbangan dengan standar referensi yang sudah diketahui nilainya.

Tujuan utama dari kalibrasi timbangan adalah untuk memastikan bahwa timbangan memberikan hasil yang akurat dan konsisten. Akurasi sangat penting karena kesalahan dalam pengukuran dapat mengakibatkan berbagai masalah, seperti produk yang tidak memenuhi spesifikasi, pemborosan bahan, atau bahkan kerugian finansial. Oleh karena itu, menjaga keakuratan timbangan melalui kalibrasi adalah langkah penting dalam berbagai industri dan aplikasi sehari-hari.

Manfaat Kalibrasi Timbangan

– Meningkatkan Akurasi dan Presisi Hasil Pengukuran

Kalibrasi membantu memastikan bahwa timbangan memberikan hasil yang akurat dan presisi. Dengan kalibrasi yang tepat, kita bisa yakin bahwa setiap pengukuran yang dilakukan adalah benar dan dapat diandalkan.

– Menjaga Konsistensi Pengukuran Antar Timbangan

Dalam lingkungan di mana beberapa timbangan digunakan, penting untuk memastikan bahwa semua timbangan memberikan hasil yang konsisten. Kalibrasi membantu menjaga konsistensi ini, sehingga hasil pengukuran dari satu timbangan bisa dibandingkan dengan timbangan lainnya.

– Memenuhi Standar dan Regulasi yang Berlaku

Banyak industri harus memenuhi standar dan regulasi tertentu mengenai keakuratan pengukuran. Kalibrasi timbangan membantu memastikan bahwa kita memenuhi semua persyaratan yang berlaku, sehingga menghindari potensi masalah hukum atau denda.

– Mencegah Penipuan dan Meminimalisir Kerugian

Dalam perdagangan, akurasi timbangan sangat penting untuk memastikan bahwa konsumen mendapatkan jumlah yang benar dari produk yang mereka beli. Kalibrasi timbangan mencegah penipuan dan meminimalisir kerugian, baik bagi penjual maupun pembeli.

– Memperpanjang Usia Pakai Timbangan

Timbangan yang dikalibrasi secara teratur cenderung bertahan lebih lama karena komponen-komponennya bekerja dengan benar. Dengan melakukan kalibrasi, kita juga dapat mendeteksi masalah potensial lebih awal dan melakukan perbaikan yang diperlukan sebelum timbangan mengalami kerusakan yang lebih serius.

Baca Juga : Cara Kalibrasi Timbangan Digital: Panduan Lengkap untuk Akurasi Pengukuran

Tanda-tanda Timbangan Perlu Dikalibrasi

– Timbangan Menunjukkan Hasil yang Tidak Konsisten

Kalibrasi Timbangan Adalah

Salah satu tanda paling jelas bahwa timbangan perlu dikalibrasi adalah ketika hasil pengukurannya tidak konsisten. Jika timbangan menunjukkan berat yang berbeda untuk benda yang sama dalam pengukuran yang berbeda, ini adalah indikasi bahwa kalibrasi diperlukan.

– Timbangan Sering Digunakan untuk Menimbang Benda Berat

Penggunaan yang sering, terutama untuk menimbang benda berat, dapat mempengaruhi akurasi timbangan. Beban yang berulang-ulang dapat menyebabkan keausan pada komponen timbangan, sehingga kalibrasi perlu dilakukan lebih sering.

– Timbangan Baru Saja Dipindahkan atau Terkena Benturan

Jika timbangan baru saja dipindahkan atau terkena benturan, akurasinya mungkin terganggu. Dalam kasus seperti ini, kalibrasi diperlukan untuk memastikan bahwa timbangan masih memberikan hasil yang akurat.

– Timbangan Sudah Lama Tidak Digunakan

Timbangan yang sudah lama tidak digunakan mungkin memerlukan kalibrasi ulang. Kondisi lingkungan, seperti suhu dan kelembapan, dapat mempengaruhi komponen internal timbangan dan menyebabkan perubahan pada akurasi pengukuran.

Cara Melakukan Kalibrasi Timbangan

– Kalibrasi Internal

Banyak timbangan modern dilengkapi dengan fitur kalibrasi internal yang memungkinkan pengguna melakukan kalibrasi tanpa bantuan teknisi eksternal. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk melakukan kalibrasi internal:

  1. Pastikan Timbangan Kosong: Pastikan tidak ada benda di atas timbangan.
  2. Nyalakan Timbangan: Nyalakan timbangan dan biarkan stabil selama beberapa menit.
  3. Masuk ke Mode Kalibrasi: Ikuti petunjuk pabrik untuk masuk ke mode kalibrasi. Ini biasanya melibatkan menekan tombol tertentu atau kombinasi tombol.
  4. Ikuti Instruksi pada Layar: Timbangan akan memberikan instruksi pada layar. Biasanya, ini termasuk menempatkan bobot kalibrasi yang diketahui di atas timbangan.
  5. Selesaikan Kalibrasi: Setelah kalibrasi selesai, timbangan akan kembali ke mode pengukuran normal. Pastikan untuk memeriksa hasil kalibrasi dengan menimbang bobot standar lainnya untuk memastikan akurasi.

– Kalibrasi Eksternal

Kalibrasi eksternal diperlukan ketika kalibrasi internal tidak cukup, atau jika timbangan digunakan dalam aplikasi kritis yang memerlukan akurasi tinggi. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam proses kalibrasi eksternal yang dilakukan oleh teknisi bersertifikat:

  1. Penilaian Awal : Teknisi akan melakukan penilaian awal terhadap kondisi timbangan dan mencatat hasil pengukuran saat ini.
  2. Penggunaan Bobot Standar : Teknisi akan menggunakan bobot standar yang telah dikalibrasi dan bersertifikat untuk menguji dan menyesuaikan timbangan.
  3. Penyesuaian dan Verifikasi : Teknisi akan melakukan penyesuaian yang diperlukan dan memverifikasi hasil pengukuran untuk memastikan akurasi.
  4. Dokumentasi : Setelah kalibrasi selesai, teknisi akan memberikan dokumentasi yang menunjukkan bahwa timbangan telah dikalibrasi dan memberikan hasil yang akurat.

Tips Menjaga Akurasi Timbangan

– Meletakkan Timbangan di Permukaan yang Datar dan Stabil

Kalibrasi Timbangan Adalah

Pastikan timbangan diletakkan di permukaan yang datar dan stabil untuk menghindari hasil pengukuran yang tidak akurat akibat ketidakstabilan.

– Menghindari Benturan atau Guncangan pada Timbangan

Hindari benturan atau guncangan yang dapat merusak komponen internal timbangan dan mempengaruhi akurasinya.

– Membersihkan Timbangan Secara Teratur

Bersihkan timbangan secara teratur untuk menghindari akumulasi debu atau kotoran yang dapat mempengaruhi hasil pengukuran.

– Tidak Melebihi Kapasitas Maksimum Timbangan

Jangan melebihi kapasitas maksimum yang ditentukan oleh pabrik untuk menghindari kerusakan pada timbangan.

– Melakukan Kalibrasi Timbangan Secara Berkala

Lakukan kalibrasi timbangan secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrik atau standar industri untuk memastikan akurasi yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Kalibrasi timbangan adalah langkah penting untuk memastikan bahwa hasil pengukuran yang kita dapatkan adalah akurat dan dapat diandalkan. Dengan melakukan kalibrasi secara teratur, kita dapat meningkatkan akurasi dan presisi, menjaga konsistensi pengukuran, memenuhi standar yang berlaku, mencegah penipuan, dan memperpanjang usia pakai timbangan.

 Jasa Kalibrasi

Jika Anda membutuhkan jasa kalibrasi timbangan, kami siap membantu Anda. Hubungi 0813-9438-9300 untuk informasi lebih lanjut dan layanan kalibrasi profesional yang dapat Anda andalkan. Jangan biarkan timbangan Anda memberikan hasil yang tidak akurat – lakukan kalibrasi sekarang juga untuk memastikan keakuratan dan keandalan setiap pengukuran!

Selain kalibrasi timbangan digital, PT. Sinergi Pro Inovasi juga menyediakan berbagai pelatihan kalibrasi, termasuk kalibrasi suhu, pressure gauge (pengukur tekanan), dimensi, flowmeter, dan pH meter. Kami juga menawarkan pelatihan bertema laboratorium berdasarkan standar ISO/IEC 17025 versi 2017. Selain itu, kami melayani konsultasi untuk mendapatkan akreditasi ISO/IEC 17025 versi 2017, mulai dari penyusunan dokumen, penerapannya di laboratorium, hingga audit internal sesuai standar ISO 17025 versi 2017.

Untuk training dan konsultasi dapat menghubungi

Kurniawan Hidayat di no whatsApp : 0813-2117-0714

Destia Marsha di no whatsApp : 0813-2145-5501

Dapatkan penawaran terbaik dari laboratorium kalibrasi SPIN dengan menghubungi kami sekarang juga


20/05/2024

Cara Kalibrasi Timbangan Digital

Hallo sahabat SPIN semuanya Semoga selalu dalam keadaan sehat, kali ini kita akan membahas cara kalibrasi timbangan digital. Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa Kalibrasi Timbangan itu Penting ? 

Kalibrasi timbangan digital ialah langkah penting untuk memastikan bahwa alat ukur yang kita gunakan memberikan hasil yang akurat. Karena ketidakakuratan pada timbangan dapat |menyebabkan masalah serius, terutama jika Anda menggunakannya untuk tujuan yang memerlukan presisi tinggi seperti memasak, pengobatan, atau penelitian. Anda mungkin perlu mengkalibrasi timbangan digital jika hasil pengukurannya terasa tidak konsisten atau jika timbangan telah mengalami guncangan atau jatuh.

Manfaat Kalibrasi Timbangan Digital:

  1. Akurasi Pengukuran: Dengan kalibrasi, timbangan digital Anda akan memberikan hasil yang lebih akurat.
  2. Meningkatkan Kepercayaan Diri: Anda bisa yakin bahwa data berat yang Anda dapatkan adalah benar.
  3. Memperpanjang Umur Timbangan: Kalibrasi rutin dapat menjaga performa timbangan dan memperpanjang umur pemakaiannya.

Persiapan Kalibrasi

Sebelum memulai proses kalibrasi, ada beberapa alat dan bahan yang perlu Anda siapkan:

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Cara Kalibrasi Timbangan Digital

  • Timbangan digital: Pastikan timbangan dalam kondisi baik.
  • Beban kalibrasi: Sesuaikan dengan kapasitas maksimal timbangan Anda.
  • Obeng kecil: Mungkin diperlukan untuk beberapa jenis timbangan.
  • Panduan pengguna: Buku manual timbangan digital Anda akan sangat berguna.

Langkah-langkah Persiapan

  1. Pastikan Timbangan Bersih dan Kering: Timbangan yang kotor atau basah dapat mempengaruhi hasil kalibrasi.
  2. Tempatkan Timbangan di Permukaan yang Datar dan Stabil: Permukaan yang tidak rata atau tidak stabil dapat menyebabkan hasil yang tidak akurat.
  3. Hindari Gangguan: Pastikan tidak ada angin atau getaran di sekitar area kalibrasi.
  4. Siapkan Beban Kalibrasi dan Alat Lainnya: Beban kalibrasi harus sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh timbangan Anda.

Langkah-langkah Kalibrasi

Ada dua metode kalibrasi yang umum digunakan: kalibrasi satu titik dan kalibrasi multi-titik. Mari kita bahas keduanya.

Kalibrasi Satu Titik

Cara Kalibrasi Timbangan Digital

  1. Nyalakan Timbangan Digital: Pastikan timbangan dalam kondisi siap digunakan.
  2. Masuk ke Mode Kalibrasi: Biasanya dilakukan dengan menekan tombol tertentu atau mengikuti instruksi pada layar. Baca manual pengguna jika tidak yakin.
  3. Tempatkan Beban Kalibrasi: Letakkan beban kalibrasi di tengah timbangan.
  4. Ikuti Instruksi pada Layar: Masukkan nilai beban kalibrasi sesuai instruksi yang muncul.
  5. Simpan Pengaturan Kalibrasi: Biasanya ada tombol atau perintah untuk menyimpan pengaturan setelah kalibrasi selesai.

Kalibrasi Multi-Titik

Cara Kalibrasi Timbangan Digital

  1. Ikuti Langkah 1-2 Seperti pada Kalibrasi Satu Titik:
  2. Tempatkan Beban Kalibrasi dengan Berbagai Berat: Gunakan beberapa beban dengan berat berbeda.
  3. Ikuti Instruksi pada Layar: Masukkan nilai beban kalibrasi untuk setiap berat yang digunakan.
  4. Simpan Pengaturan Kalibrasi: Simpan setelah semua berat dikalibrasi.

Verifikasi Kalibrasi

Setelah proses kalibrasi selesai, Anda perlu memastikan bahwa hasilnya akurat.

  1. Timbang Benda dengan Berat yang Diketahui: Gunakan benda yang beratnya sudah Anda ketahui untuk memverifikasi hasil.
  2. Ulangi Langkah-langkah Kalibrasi jika Perlu: Jika hasil masih tidak akurat, ulangi proses kalibrasi.

Baca Juga : Kalibrasi Timbangan Digital : Kunci Akurasi Penimbangan

Tips Tambahan

  1. Konsultasikan Panduan Pengguna: Setiap timbangan mungkin memiliki prosedur kalibrasi yang sedikit berbeda.
  2. Hubungi Produsen atau Teknisi yang Qualified: Jika Anda merasa kesulitan atau tidak yakin, jangan ragu untuk menghubungi pihak yang lebih ahli.
  3. Kalibrasi Secara Berkala: Lakukan kalibrasi sesuai dengan rekomendasi produsen atau peraturan yang berlaku untuk menjaga akurasi.

Penutup

Kalibrasi timbangan digital adalah proses penting yang tidak boleh diabaikan. Dengan kalibrasi yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa pengukuran yang Anda lakukan adalah akurat dan dapat diandalkan. Berikut adalah rangkuman poin-poin penting yang perlu diingat:

  1. Pentingnya Kalibrasi: Kalibrasi memastikan akurasi pengukuran.
  2. Persiapan yang Tepat: Pastikan timbangan dan alat kalibrasi dalam kondisi baik.
  3. Langkah-langkah Kalibrasi: Ikuti prosedur kalibrasi sesuai dengan panduan pengguna.
  4. Verifikasi: Selalu cek hasil kalibrasi dengan benda yang beratnya diketahui.
  5. Konsultasi dan Kalibrasi Berkala: Jangan ragu untuk meminta bantuan jika diperlukan dan lakukan kalibrasi secara berkala.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat melakukan kalibrasi timbangan digital sendiri dengan mudah. Jangan lupa untuk selalu membaca panduan pengguna dari timbangan digital Anda dan mengikuti instruksi yang diberikan. Jika ada yang kurang jelas atau Anda menghadapi kesulitan, menghubungi teknisi yang ahli atau produsen adalah langkah yang bijak. Selamat mengkalibrasi!

Laboratorium Kalibrasi

Laboratorium Kalibrasi SPIN (PT. Sinergi Pro Inovasi) di Bandung adalah laboratorium kalibrasi yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional dengan nomor registrasi LK-395-IDN. Kami memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman dalam bidang kalibrasi, termasuk kalibrasi timbangan digital, mulai dari timbangan analitik hingga timbangan dengan kapasitas maksimal 200 kg. Selain kalibrasi timbangan digital, Laboratorium Kalibrasi SPIN juga menawarkan layanan kalibrasi pH meter dan pressure gauge (pengukur tekanan). Untuk informasi lebih lanjut mengenai kalibrasi timbangan digital, silakan hubungi kami melalui nomor WhatsApp, email, atau kunjungi situs web kami yang tertera di bawah ini.

0813-9438-9300

kalibrasi@spinsinergi.com

www.laboratoriumkalibrasispin.co.id 

Selain kalibrasi timbangan digital, PT. Sinergi Pro Inovasi juga menyediakan berbagai pelatihan kalibrasi, termasuk kalibrasi suhu, pressure gauge (pengukur tekanan), dimensi, flowmeter, dan pH meter. Kami juga menawarkan pelatihan bertema laboratorium berdasarkan standar ISO/IEC 17025 versi 2017. Selain itu, kami melayani konsultasi untuk mendapatkan akreditasi ISO/IEC 17025 versi 2017, mulai dari penyusunan dokumen, penerapannya di laboratorium, hingga audit internal sesuai standar ISO 17025 versi 2017.

Untuk training dan konsultasi dapat menghubungi 

Kurniawan Hidayat di no whatsApp : 0813-2117-0714

Destia Marsha di no whatsApp : 0813-2145-5501

Dapatkan penawaran terbaik dari laboratorium kalibrasi SPIN dengan menghubungi kami sekarang juga

 


16/05/2024

Kalibrasi Timbangan Digital

Kalibrasi Timbangan Digital – Selamat datang sahabat SPIN semuanya Semoga semua dalam keadaan sehat, kali ini kita akan membahas istilah yang berkaitan dengan laboratorium namun bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari kita. Yuk simak penjelasannya di bawah.

Pentingnya Kalibrasi Timbangan Digital

Dalam kehidupan sehari-hari kita biasanya menggunakan banyak sekali alat ukur, baik itu untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan usaha. Salah satu alat ukur yang sering kita gunakan adalah timbangan atau neraca, kita sering melihat penggunaan timbangan atau neraca ini pada transaksi jual beli, selain jual beli timbangan atau neraca ini banyak juga digunakan di tempat pemeriksaan kesehatan seperti klinik, Puskesmas atau bahkan rumah sakit. Selain itu juga timbangan atau neraca biasa digunakan dalam proses industri dan laboratorium penelitian.

Dulu kita sering menggunakan timbangan analog, namun semakin berkembangnya zaman sekarang banyak digunakan timbangan digital, timbangan digital memungkinkan melakukan pembacaan yang lebih detail dan akurat. Banyak sekali timbangan digital yang biasa digunakan sehari-hari, mulai dari timbangan digital ritel yang biasa digunakan di pasar atau supermarket, timbangan digital badan untuk dewasa, timbangan digital bayi, timbangan digital analitik yang digunakan di laboratorium sampai timbangan digital untuk mengukur beban pada kendaraan besar / truk. Namun pernahkah Anda mendengar istilah kalibrasi, semua alat ukur tidak terkecuali timbangan digital sebaiknya dikalibrasi terlebih dahulu sebelum digunakan, bahkan harus dilakukan kalibrasi timbangan digital secara berkala sesuai dengan frekuensi penggunaannya.

Secara umum kalibrasi adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen pengukur dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu. Jadi kalibrasi timbangan digital adalah proses membandingkan antara alat ukur timbangan digital yang kita gunakan dengan standar alat ukur yang sudah diketahui nilainya atau disebut dengan kalibrator, untuk melakukan kalibrasi ini tidak bisa sembarangan, kalibrasi hanya bisa dilakukan oleh suatu badan atau lembaga yang sudah diakui kompetensinya.  Selain itu Kalibrasi timbangan digital adalah langkah penting untuk memastikan akurasi alat ukur yang kita gunakan sehari-hari. Proses ini melibatkan penyesuaian timbangan agar hasil pengukurannya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan mengacu kepada standar internasional (SI).

Jenis-jenis Kalibrasi di Indonesia

Selain membandingkan alat ukur dengan alat ukur lainnya yang mempunyai standar lebih tinggi kelasnya, kalibrasi juga bisa dilakukan dengan menggunakan material acuan/standar bersertifikat atau biasa disebut dengan CRM (certified reference material). Hal ini bisa dilakukan salah satunya untuk alat ukur pH meter yang menggunakan cairan berstandar (nilai pH nya sudah diketahui)

Adapun jenis-jenis kalibrasi di Indonesia diantaranya adalah :

  1. Kalibrasi untuk Metrologi teknis, kalibrasi ini dilakukan terhadap alat ukur yang tidak digunakan untuk transaksi jual beli, diantaranya adalah :
    a. Alat alat ukur di industri seperti timbangan digital, pressure gauge (tekanan), alat ukur dimensi, alat ukur kelistrikan, alat ukur suhu dan lain lain.
    b. Alat alat ukur pada Laboratorium pengujian, seperti timbangan digital, alat ukur suhu, alat ukur pH meter, alat ukur density dan lain lain
    c. Alat-alat ukur kesehatan yang digunakan di puskesmas, klinik, laboratorium kesehatan bahkan di rumah sakit, seperti timbangan digital untuk bayi, tensimeter, termometer tubuh, alat pengecek kandungan dalam darah dan lain sebagainya

Kalibrasi alat alat ukur di atas harus dilakukan oleh  laboratorium yang telah terakreditasi oleh komite Akreditasi Nasional  (KAN – BSN). Untuk mendapatkan akreditasi laboratorium maka pihak laboratorium harus menerapkan standar ISO / IEC 17025 versi 2017. Bahkan untuk alat ukur kesehatan harus ada ijin dari kementrian kesehatan.

2. Kalibrasi untuk Metrologi legal atau biasa disebut dengan peneraan, Peneraan dilakukan untuk alat ukur yang digunakan untuk transaksi jual beli, seperti timbangan digital di pasar, warung warung kecil, minimarket, supermarket dan pom bensin. Peneraan alat ukur ini dilaksanakan oleh Direktorat Metrologi (Dirmet) Departemen Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia.

  1. Kalibrasi untuk Metrologi nuklir, kalibrasi ini diperuntukkan bagi alat ukur, alat uji, diagnosa dan terapi nuklir, yang dilakukan oleh badan tenaga nuklir nasional (BATAN)

Baca Juga : Kalibrasi Timbangan Bayi

Kalibrasi: Menjaga Keakuratan Timbangan Digital

Kalibrasi timbangan digital sangat penting dilakukan secara berkala, hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas hasil penimbangan, sehingga hasil penimbangan dapat dipertanggungjawabkan. Jika kalibrasi timbangan digital tidak dilakukan akan terjadi kesalahan penimbangan yang selanjutnya bisa berakibat fatal pada hasil penimbangan, apalagi jika kita menggunakan timbangan digital analitik yang biasa digunakan di laboratorium atau rumah sakit atau farmasi, terjadi sedikit kesalahan penimbangan bisa berdampak buruk pada kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian jika ada racikan obat yang tidak sesuai dikarenakan timbangan digital yang tidak akurat. Setiap pengguna timbangan digital wajib melakukan pengecekan secara berkala, sehingga bisa memperkirakan Kapan timbangan digital tersebut harus segera dikalibrasi.

Berikut adalah Jenis – jenis Timbangan Digital:

1. Timbangan Digital Ritel

kalibrasi timbangan digital

2. Timbangan Digital Badan

kalibrasi timbangan digital

3. Timbangan Digital Dapur

4. Timbangan Digital Analityk

kalibrasi timbangan digital

5. Timbangan Digital Industri

Kalibrasi Timbangan Digital

6. Timbangan Digital Hewan

kalibrasi Timbingan Digital Hewan

7. Timbangan Digital Emas

kalibrasi Timbingan Digital

8. Timbangan Digital Bayi

 

Hasil dari proses kalibrasi timbangan digital adalah berupa sertifikat hasil kalibrasi, di mana di dalam sertifikat atau laporan hasil kalibrasi tersebut akan ditampilkan hasil Nama dan alamat laboratorium yang melakukan kalibrasi, identifikasi unik dari sertifikat kalibrasi, Nama dan alamat pelanggan (pemilik alat yang dikalibrasi), perhitungan kalibrasi berikut satuan pengukurannya, metode kalibrasi yang digunakan, ketelusuran pengukuran, estimasi ketidakpastian hasil kalibrasi dan hal-hal lain yang penting serta relevan

Tidak ada pengukuran tanpa kesalahan, setiap alat ukur harus dianggap tidak cukup baik sampai terbukti melalui proses kalibrasi bahwa alat ukur tersebut memang layak digunakan. Untuk melakukan kalibrasi timbangan digital Anda harus mencari laboratorium kalibrasi timbangan digital yang sudah terakreditasi oleh komite Akreditasi Nasional, pastikan akreditasi laboratorium tersebut masih berlaku untuk ruang lingkup kalibrasi timbangan digital.

 

Layanan Pelatihan dan Kalibrasi Timbangan

Kami laboratorium kalibrasi SPIN (PT. Sinergi Pro inovasi ) Bandung merupakan laboratorium kalibrasi yang terakreditasi oleh komite Akreditasi Nasional dengan nomor registrasi LK- 395-IDN, berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam bidang kalibrasi, salah satu ruang lingkupnya adalah kalibrasi timbangan digital, mulai dari timbangan digital analitik sampai timbangan dengan beban maksiman 200 kg (dua ratus kilogram). Selain kalibrasi timbangan digital Laboratorium Kalibrasi SPIN juga melayani ruang lingkup kalibrasi pH meter dan kalibrasi pressure gauge (tekanan). Untuk mendapatkan informasi terkait kalibrasi timbangan digital secara lengkap silakan Anda dapat menghubungi kami pada nomor whatsApp atau email atau alamat website di bawah

 

0813-9438-9300

kalibrasi@spinsinergi.com

www.laboratoriumkalibrasispin.co.id

 

 

Selain kalibrasi timbangan digital, PT. Sinergi Pro Inovasi juga melayani berbagai pelatihan kalibrasi, seperti kalibrasi timbangan digital, kalibrasi suhu, kalibrasi pressure gauge (tekanan) kalibrasi dimensi, kalibrasi flowmeter, kalibrasi pH meter, pelatihan tema laboratorium berdasarkan standar ISO/IEC 17025 versi 2017. Juga melayani konsultasi Laboratorium untuk mendapatkan akreditasi ISO/IEC 17025 versi 2017, mulai dari penyusunan dokumen ISO/IEC 17025 versi 2017, penerapaannya di laboratorium sampai internal audit ISO 17025 versi 2017.

 

Untuk training dan konsultasi dapat menghubungi

Kurniawan Hidayat di no whatsApp : 0813-2117-0714

Destia Marsha di no whatsApp : 0813-2145-5501

 

 

Dapatkan penawaran terbaik dari laboratorium kalibrasi SPIN dengan menghubungi kami sekarang juga


PT SInergi Pro Inovasi

LABORATORIUM
KALIBRASI

Sampaikan kepada Kami apa yang Anda butuhkan, Kami siap melayani
0813-9438-9300

www.laboratoriumkalibrasispin.co.id

kalibrasi@spinsinergi.com